Dalam era komunikasi digital yang serba cepat, WhatsApp telah menjadi aplikasi pesan instan utama bagi jutaan orang di Indonesia. Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah “Status WhatsApp”, yang memungkinkan pengguna berbagi momen dalam bentuk foto, video, atau teks selama 24 jam. Namun, tidak jarang Anda mungkin merasa terganggu dengan intensitas unggahan status dari kontak tertentu yang dianggap kurang relevan atau memenuhi barisan pembaruan Anda.
Untungnya, WhatsApp menyediakan fitur privasi yang sangat berguna untuk menjaga kenyamanan digital Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas cara membisukan status WhatsApp orang lain di berbagai perangkat, mulai dari Android, iPhone, hingga WhatsApp Web, serta memberikan wawasan mendalam mengenai manajemen privasi di platform ini.
Mengapa Anda Perlu Membisukan Status WhatsApp Seseorang?
Sebelum masuk ke tutorial teknis, penting untuk memahami mengapa fitur mute status WA ini sangat krusial bagi kesehatan mental dan produktivitas Anda. Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa pengguna memilih untuk menyembunyikan pembaruan status dari kontak tertentu:
- Mengurangi Distraksi: Terlalu banyak melihat status yang tidak penting dapat memicu “scrolling” tanpa henti yang membuang waktu.
- Menjaga Privasi Emosional: Terkadang, melihat unggahan dari mantan rekan kerja, mantan pasangan, atau orang yang sedang berkonflik dengan Anda dapat memengaruhi suasana hati.
- Menghindari Konten Spam: Beberapa kontak mungkin menggunakan status WhatsApp untuk berjualan secara berlebihan (hard selling) yang mengganggu estetika daftar status Anda.
- Fokus pada Kontak Prioritas: Dengan membisukan akun yang kurang penting, Anda dapat lebih mudah melihat pembaruan dari keluarga atau teman dekat.
Cara Membisukan Status WhatsApp di HP Android
Bagi pengguna Android, langkah-langkah untuk menyembunyikan status WhatsApp sangatlah intuitif. Berikut adalah panduan detailnya:
Langkah 1: Buka Aplikasi WhatsApp
Pastikan Anda menggunakan versi WhatsApp terbaru yang diunduh dari Google Play Store untuk memastikan semua fitur tersedia.
Langkah 2: Masuk ke Tab “Pembaruan” (Updates)
Pada versi terbaru, tab “Status” telah berubah nama menjadi Pembaruan. Di sini Anda akan melihat deretan status dari kontak Anda di bagian atas atau dalam daftar vertikal.
Langkah 3: Pilih Kontak yang Akan Dibisukan
Cari status dari orang yang ingin Anda bisukan. Tekan dan tahan (long press) pada foto profil atau nama kontak tersebut di daftar status.
Langkah 4: Konfirmasi Pembisuan
Setelah Anda menekan lama, akan muncul jendela pop-up konfirmasi. WhatsApp akan menanyakan apakah Anda ingin membisukan status dari kontak tersebut. Klik pada opsi “Bisukan” (Mute).
Apa yang Terjadi Setelah Dibisukan?
Setelah Anda menekan tombol bisukan, status dari orang tersebut tidak akan muncul lagi di barisan utama pembaruan status. Status tersebut akan dipindahkan ke bagian bawah di dalam menu drop-down yang disebut “Pembaruan yang dibisukan”.
Cara Membisukan Status WhatsApp di iPhone (iOS)
Antarmuka WhatsApp di iPhone sedikit berbeda dengan Android, namun cara mematikan status WA orang lain di perangkat ini tetap sangat mudah dilakukan.
Langkah 1: Akses Tab Pembaruan
Buka aplikasi WhatsApp di iPhone Anda dan ketuk ikon “Pembaruan” yang terletak di sudut kiri bawah layar.
Langkah 2: Cari Status Target
Geser layar untuk menemukan status orang yang ingin Anda sembunyikan.
Langkah 3: Gunakan Fitur Geser (Swipe) atau Tekan Lama
Ada dua cara di iPhone:
- Cara Geser: Geser (swipe) nama kontak tersebut ke arah kiri. Anda akan melihat tombol bertuliskan “Bisukan”.
- Cara Tekan Lama: Tekan dan tahan pada status kontak tersebut, lalu pilih opsi “Bisukan” dari menu yang muncul.
Langkah 4: Verifikasi
Konfirmasi pilihan Anda dengan mengetuk kembali tulisan “Bisukan” pada dialog yang muncul. Sekarang, daftar status Anda akan terlihat lebih bersih.
Cara Membisukan Status WhatsApp melalui WhatsApp Web & Desktop
Banyak profesional menggunakan WhatsApp Web untuk bekerja. Jika Anda merasa terganggu dengan notifikasi status saat sedang bekerja di PC, Anda juga bisa membisukannya melalui browser.
- Buka WhatsApp Web atau aplikasi WhatsApp Desktop.
- Klik ikon Status (lingkaran putus-putus) di bagian atas daftar chat.
- Klik pada status kontak yang ingin Anda bisukan untuk membukanya.
- Saat status sedang diputar, klik tanda tiga titik (menu) di pojok kanan atas layar status tersebut.
- Pilih opsi “Bisukan”.
- Konfirmasi dengan menekan tombol “Bisukan” sekali lagi.
Cara Melihat dan Mengembalikan Status yang Dibisukan (Unmute)
Mungkin suatu saat Anda berubah pikiran dan ingin kembali melihat pembaruan dari kontak tersebut. Cara mengembalikan status WA yang dibisukan sangatlah sederhana:
- Buka tab Pembaruan.
- Gulir layar ke bagian paling bawah hingga Anda menemukan menu “Pembaruan yang dibisukan” (Muted updates).
- Ketuk ikon tanda panah ke bawah untuk membuka daftar kontak yang dibisukan.
- Tekan dan tahan pada nama kontak yang ingin Anda aktifkan kembali.
- Pilih opsi “Bunyikan” (Unmute).
Setelah langkah ini dilakukan, status orang tersebut akan kembali muncul secara normal di barisan utama setiap kali mereka mengunggah pembaruan baru.
Perbedaan Membisukan Status vs. Memblokir Kontak
Banyak pengguna pemula yang khawatir bahwa membisukan status sama dengan memblokir. Mari kita luruskan perbedaan mendasar ini agar Anda tidak salah langkah dalam mengelola fitur privasi WhatsApp:
- Membisukan Status (Mute):
- Kontak tidak akan tahu bahwa Anda membisukan status mereka.
- Anda masih bisa mengirim dan menerima pesan chat dari mereka.
- Foto profil dan status “Last Seen” mereka masih bisa Anda lihat.
- Ini hanya menyembunyikan konten visual di tab Status agar tidak muncul secara otomatis.
- Memblokir Kontak (Block):
- Kontak mungkin menyadari mereka diblokir (foto profil hilang, pesan centang satu).
- Anda tidak bisa saling mengirim pesan atau melakukan panggilan.
- Pembaruan status mereka hilang sepenuhnya dari daftar Anda.
Tips Menjaga Privasi dan Kenyamanan di WhatsApp
Selain membisukan status, ada beberapa tips tambahan dari pakar SEO dan privasi digital untuk meningkatkan pengalaman Anda menggunakan WhatsApp:
1. Atur Siapa yang Bisa Melihat Status Anda
Jangan biarkan semua orang melihat aktivitas Anda. Masuk ke Setelan > Privasi > Status. Anda bisa memilih:
- Kontak Saya: Semua orang di buku telepon Anda.
- Kontak Saya Kecuali…: Membatasi orang tertentu agar tidak bisa melihat status Anda.
- Hanya Bagikan Dengan…: Hanya orang-orang terpilih yang bisa melihat unggahan Anda.
2. Matikan Laporan Dibaca (Read Receipts)
Jika Anda ingin melihat status orang lain tanpa ketahuan (termasuk status yang sudah dibisukan), Anda bisa mematikan fitur Laporan Dibaca. Namun, konsekuensinya Anda juga tidak bisa melihat siapa saja yang telah melihat status Anda.
3. Arsipkan Chat yang Mengganggu
Jika selain status, chat dari orang tersebut juga mengganggu, gunakan fitur Arsip. Chat akan masuk ke folder tersembunyi dan Anda tidak akan menerima notifikasi kecuali mereka menyebut (mention) Anda atau membalas pesan Anda secara spesifik.
Mengatasi Masalah: Mengapa Status Masih Muncul Meski Sudah Dibisukan?
Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka tetap melihat pembaruan meski sudah melakukan langkah mute status. Hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor:
- Cache Aplikasi: Terkadang aplikasi perlu di-restart untuk memperbarui daftar status.
- Versi Aplikasi Usang: Pastikan Anda tidak menggunakan WhatsApp versi lama atau aplikasi modifikasi (seperti WA GB) yang mungkin memiliki bug pada fitur privasi.
- Sinkronisasi Akun: Jika Anda menggunakan WhatsApp di banyak perangkat (Linked Devices), pastikan pengaturan mute sudah tersinkronisasi dengan sempurna di semua perangkat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah orang lain tahu jika statusnya saya bisukan?
Tidak. WhatsApp tidak memberikan notifikasi atau tanda apa pun kepada kontak yang Anda bisukan. Ini adalah fitur privasi yang sepenuhnya rahasia.
Dapatkah saya membisukan semua status sekaligus?
Saat ini, WhatsApp tidak menyediakan fitur untuk membisukan seluruh kontak sekaligus. Anda harus melakukannya secara manual satu per satu.
Apakah status yang dibisukan tetap mengonsumsi kuota data?
Ya, jika Anda membuka menu “Pembaruan yang dibisukan” dan memutar statusnya, kuota data akan tetap terpakai untuk mengunduh gambar atau video tersebut.
Berapa lama status akan tetap berada di daftar “Dibisukan”?
Sama seperti status normal, unggahan tersebut akan hilang secara otomatis setelah 24 jam. Namun, nama kontak akan tetap berada di kategori “Dibisukan” untuk unggahan-unggahan berikutnya.
Kesimpulan
Mengelola kenyamanan di media sosial adalah hak setiap pengguna. Dengan memahami cara membisukan status WhatsApp orang lain, Anda memiliki kontrol penuh atas informasi apa yang ingin Anda konsumsi setiap hari. Baik itu di Android, iPhone, maupun WhatsApp Web, fitur ini dirancang untuk memberikan ketenangan tanpa harus memutus tali silaturahmi melalui pemblokiran.
Terapkan langkah-langkah di atas sekarang juga untuk mendapatkan tampilan WhatsApp yang lebih bersih, rapi, dan relevan dengan kebutuhan Anda. Jangan ragu untuk membagikan artikel ini kepada teman atau keluarga yang mungkin juga merasa terganggu dengan tumpukan status WhatsApp yang berlebihan.